Home » » Benarkah Orang Kurus Lebih Pendek Umur?
Kamis
28 April 2011

Benarkah Orang Kurus Lebih Pendek Umur?

Anda yang mempunyai perawakan kurus dan nggak gemuk-gemuk walaupun udah makan banyak...jangan senang dulu. KArena berdasarkan penelitian bukan hanya orang gemuk yang berisiko terkena penyakit mematikan. Bahkan orang kurus pun juga mempunyai resiko penyakit yang mematikan lebih tinggi. Lebih lanjut simak artikel berikut:

Makhluk yang membakar energi lebih cepat memiliki hidup lebih pendek

VIVAnews - Cemburu dengan orang yang banyak makan tapi tetap kurus tanpa berolahraga? Tampaknya itu sebuah kesalahan. Anda akan mensyukuri bentuk tubuh saat ini kalau mengetahui bahwa orang berperawakan kurus cenderung bisa lebih pendek usia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dengan metabolisme tubuh yang cepat tidak akan hidup sepanjang orang-orang yang membakar kalori lebih lambat. Temuan yang didasarkan pada studi lebih dari 600 responden, menunjukkan bahwa peningkatan metabolisme tubuh bisa mempercepat proses penuaan.

Orang kurus biasanya memiliki metabolisme tubuh yang lebih cepat ketimbang mereka yang berperawakan gemuk.

Penelitian lain yang melibatkan tikus percobaan menunjukkan adanya hubungan kuat antara umur dan tingkat metabolisme. Makhluk yang membakar energi lebih cepat memiliki hidup lebih pendek dibandingkan yang membakar energi secara perlahan.

Bukti lain juga ditemukan oleh para ilmuwan asal Amerika Serikat. Mereka membandingkan tingkat metabolisme dan jangka hidup 652 suku Pima Indian di Arizonna selama 21 tahun.

Para ilmuwan yang berasal dari The National Institutes of Health ini mengukur seberapa cepat tubuh suku Indian mengubah makanan menjadi energi selama 24 jam. Mereka juga mengukur resting metabolic rate (RMR), yaitu seberapa banyak energi yang digunakan tubuh untuk menjaga kerja paru-paru dan jantung.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism menunjukkan bahwa suku Indian yang memiliki metabolisme lebih tinggi cenderung lebih cepat meninggal.

"Kami menemukan bahwa semakin tinggi tingkat metabolisme bagi fungsi normal tubuh akan memperbesar faktor risiko kematian yang lebih cepat," ujar peneliti Dr. Reiner Jumpertz.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan metabolisme dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh lebih cepat. Namun, hal ini tidak berlaku pada energi yang dibakar karena aktivitas berat atau olahraga. Karena, aktivitas tersebut justru sangat menyehatkan.

Oleh sebab itu, janganlah hilang percaya diri karena Anda tidak memiliki bentuk tubuh langsing bak model. (sumber: DailyMail.co.uk | kd)

0 komentar:

Posting Komentar

Ternyata ...Air Mata "Berlian" Dialami Tina Kasus ke-3 di Dunia

BANDUNG - Kasus yang dialami Tina Gustina, remaja asal Kabupaten Sumedang yan...

Wow...Nenek 93 Tahun Jadi Guru Yoga?

Mungkin saja nenek ini berhasil memecahkan rekor sebagai guru tertua Yoga. bay...

Menguak Misteri Gunung Salak

Gunung Salak memang terkenal sebagai gunung yang banyak menyimpan misteri. Dit...

Gambar Rumah Minimalis Dengan warna Dasar Hijau

Dapat gambar rumah minimalis dengan desain yang bagus. Warna dasarnya hijau dan...

Inilah 10 Tanda Akan Datangnya Hari Kiamat Menurut Islam

Benarkah hari kiamat sudah dekat. atau jangan-jangan akan terjadi di tahun 201...

Tips Memasak Nasi......Mengapa Nasi Cepat Basi

Dapat artikel menarik dari female.kompas.com tentang alasan mengapa nasi yang ...

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Kisah misteri, tips, triks, dan investasi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger